Mesin Besar untuk Itik
Artikel - Tanggal: 06 Agustus 2020 - Oleh: Dony Mitra jayaMesin
Besar untuk Itik
Habitat
ungas air adalah didaerah yang basah seperti di sungai, rawa-rawa, dsb. Ketika
proses penetasan untuk unggas air disetting kelembaban yang tinggi.
Mesin penetas ada 2 macam
:
1.
Still Air
: Mesin tetas yang udaranya tidak digerakkan. (mesin C30-200) sehingga udara
hangat nya still namun dalam mesin tetas ukuran besar menggunakan blower
didalamnya sehingga udara digerakkan dan suhu didalam lebih rata.
Solusi
kegagalan penetasan adalah dengan menggunakan jumlah yang lebih banyak unitnya
agar Ketika mesin A rusak, mesin yang lainnya bisa back-up. Kelebihan mesin
still air bisa menerapkan system setter dan hatcher.
Setter
adalah mesin tetas yang digunakan untuk memanaskan dan memutar (pada umumnya
setter menggunakan system rak putar). Dimana telur yang masih berumur 1-25 hari
dimasukkan ke dalam mesin setter. Dan telur yang sudah berumur 25-28
hari dipindahkan kedalam mesin hatcher.
2.
Force Air
: Aliran udara yang penyebarannya dipaksakan, sehingga terjadi sirkulasi udara
yang mengalir didalam ruang mesin tetas. Proses penetasan jika menggunakan force
air udara digerakkan dan cenderung kering sehingga cairan didalam telur
mengalami efaporasi (penguapan air) jauh lebih cepat. Ketika ditetaskan oleh
force air maka terjadi telur itu mengalami dehidrasi kelebihan nya lebih hemat
tempat. Kekurangan nya tidak terlalu cocok untuk itik. Daya tetas menggunakan
mesin force air max mencapai 75%.
SARAN
-
Ketika telur berumur 1-15 hari telur
dimasukkan ke dalam force air dan selanjutnya umur 16-28 dimasukkan kedalam still
air. Sehingga akan menaikkan daya tetas lebih tinggi bisa 80-85%.
-
Ketika proses force air tidak lupa
untuk melakukan spray dengan vitamin B Kompleks (setiap 250ml menggunakan 2
butir vitamin B Kompleks BIPI) dilakukan spray 2-3 kali alam sehari dengan
tujuan meningkatkan kelembaban.
- Ketika telur berumur 16-28 hari tetap dilakukan spray tetapi berkurang menjadi 1x sehari.
info selengkapnya cek disini https://youtu.be/jgLvxQk1Uhw
