Pemilihan Telur Tetas yang Berkualitas
Artikel - Tanggal: 06 Agustus 2020 - Oleh: Dony Mitra jayaPemilihan
Telur Tetas yang Berkualitas
Pemilihan telur yang
baik merupakan salah satu langkah yang harus anda lakukan sebelum memulai
menetaskan telur dengan mesin
penetas telur. Telur tetas yang nantinya akan di tetaskan harus
mempunyai kriteria telur yang baik dari segi bentuk maupun genetic dan
juga fisiologis.
Jadi untuk memilih telur
yang akan di tetaskan pastikan lebih dahulu berasal dari induk yang telah
dikawin pejantan serta dengan nutrisi yang cukup gizinya,
dipastikan mendapatkan peternakan yang terpecaya, dan umur induknya tidak boleh
< 12 bulan.
Penetasan
telur ayam merupakan hal yang diharapkan untuk berhasil oleh para peternak
ayam. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menetaskan telur ayam petelur, ada
beberapa ciri telur ayam terbaik untuk ditetaskan yang perlu dipahami terlebih
dahulu. Apa saja ciri-ciri telur ayam yang baik untuk ditetaskan?
Ciri-ciri telur yang baik
1.
Telur harus memiliki bobot yang
normal (40-45gram/butir)
Pastikan
sebelum melakukan proses penetasan telur ayam perlu diketahui berat ideal
telur. Berat normal bagi telur ayam petelur sekitar 40-45 gram setiap butirnya.
Jika berat telur kurang dari itu, maka dikhawatirkan proses penetasan telur
akan gagal. Oleh sebab itu, disarankan unutk menimbang terlebih dahulu telur
ayam yang akan ditetaskan.
2.
Memiliki index telur yang
normal dengan rasio antara sisi yang tinggi dan lebar (3:4)
Bentuk
telur tidaklah bulat melainkan oval. Bentuk telur yang normal mempunyai
perbandingan antara panjang dan lebar 3:4. Bentuk telur oval ini merupakan
jenis yang ideal. Sebab, telur yang mendekati bentuk bola adalah telur yang
tidak memiliki kualitas yang bagus karena sedikitnya ruang udara yang ada.
3.
Telur dalam kondisi bersih, bebas
dari kotoran
Kulit
yang hendak ditetaskan hendaklah terbebas dari kotoran. Kotoran ini
dikhawatirkan bisa mentransfer bakteri karena bisa menghambat perkembangan
embrio atau juga dapat menggagalkan proses penetasan telur.
4.
Dengan cara di candler
(terlihat rongga udara dibagian tumpul)
Telur
yang subur dan bagus memiliki ciri-ciri seperti terdapat jaringan pembuluh
darah yang tersebar, terlihat mata embrio yang merupakan titik tergelap, serta
ada kemungkinan embrio terlihat bergerak.
5.
Umur penyimpanan telur yang diperbolehkan
max 1 minggu
Lama
penyimpanan telur tidak boleh melebihi 7 hari, karena akan berpengaruh secara
langsung terhadap kualitas embrionya. Idealnya, lama penyimpanan adalah 1-2
hari sebelum melakukan penetasan.
6.
Tidak boleh ada retak/bintik di
cangkang telur
Tidak
boleh ada kecacatan atau kelainan pada telur tetas yang akan melalui proses
penetasan telur. Kelainan dapat berupa retak pada permukaan atau cangkang yang
lembek atau bagian kuning telur dobel.
7.
Telur tidak memiliki aroma busuk
NB: Cara meletakkan telur
sebaiknya rongga udara harus diletakkan di bagian atas
